Mulai 9 September, Warga Lebak Tak Pakai Masker Kena Sanksi

Sebaran Covid 19 di Kabupaten Lebak

Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Lebak terus meningkat karena adanya imported case akibat aktivitas warga yang meningkat. Rencananya, penerapan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan segera diterapkan.

Saat uji coba penerapan sanksi, satgas yang terdiri dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, kepolisian dan TNI menjaring lebih dari 800 orang yang disanksi secara sosial di Rangkasbitung. Namun, belakangan, jumlah pelanggar menurun hingga puluhan orang.

"Tanggal 9 kita mulai, itu serentak di kabupaten dengan satgas kabupaten, (pemantauan) dilakukan di pusat keramaian, pasar dan lokasi wisata," kata Dartim, Selasa (1/9/2020).

"Indikator yang melanggar tak pakai masker, sepertinya menurun setelah masa uji coba Perbup," tambahnya.

"Tentunya dengan masyarakat semakin sadar kita tidak lengah tapi waspada. Akses pintu masuk ke Lebak kita monitoring," paparnya.

Bupati Lebak Iti Octavia sudah mengeluarkan peringatan kepada pegawainya agar tak melakukan perjalanan ke luar daerah. Izin diberikan secara ketat dan harus mendapatkan izin dari Sekda. Larangan ini dibuat karena ada peningkatan jumlah kasus yang hingga Senin (1/9) berjumlah 55 orang.

Ketua DPD Demokrat Banten ini juga mengaku tak segan untuk melakukan pemeriksaan khusus (Riksus) bagi ASN yang nekat bepergian ke luar daerah dan terkonfirmasi covid-19.

Belum ada Komentar untuk "Mulai 9 September, Warga Lebak Tak Pakai Masker Kena Sanksi "

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel